BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Selasa, 12 Januari 2010

Di antara Jingga

Di Bawah Sang Fajar

Jumat, 08 Januari 2010

Arti Hidup?

Aku hanyalah orang yang terbuang
jauh dari peraduan ku meratap
habis kering air mata terbuang
tak pernah ada satu harga buatku

jauh ku berlari jauh pula ku resapi
arti kehidupan arti keberadaan diri
berartikah aku? berhargakah aku?

kapan aku merasa bisa berada di tengah kalian
kapan aku bisa merasakan kehangatan kasih sayang lagi
aku disini rindu aku di sini pilu
aku ingin kalian aku ingin hidupku yang dulu

kemana aku
di mana aku
siapa aku
tak tahu arti hidup......

Fajar Menyingsing

Segelintir orang mungkin akan menghabiskan waktunya dengan duduk di pantai dan melihat indahnya ciptaan Yang Maha Kuasa. Menikmati indahnya matahari terbit, melihat nelayan pulang setelah berlayar untuk mencari komoditas laut, dan meresapi hembusan angin pantai yang berhembus lembut. Aku adalah salah satu dari mereka. Aku menyukai keindahan pemandangan pagi hari di pantai. Menghargai hasil ciptaan Tuhan yang sangat indah dan tak kan mungkin ada yang bisa menandingi keindahannya. Ciptaan yang sungguh indah dan sempurna.

Bangun dari mimpiku dan segera bersiap melihat alam ciptaan-Nya di pagi hari ialah sebuah rutinitas yang aku jalani. Pergi ke pantai di kala fajar belum menyingsing dan gelap pun masih menyelimuti sering aku alami. Aku gak mau matahari mendahului ku di peraduannya.

Sampai di pantai tempatku bernaung, ku lihat si raja siang baru keluar dari peraduannya, menyinari semua isi bumi dengan cahaya yang indah. Cahaya yang berikan semua kehidupan, cahaya semangat baru di hari yang baru, cahaya yang buat ku merasa kecil di bawah semesta ciptaan-Nya.

Ku lihat nelayan pulang seolah ia kembali dari matahari, karena mereka tepat berada di bawah sang fajar yang tengah menyingsing, betapa indahnya hari ini. Ku rasakan hembusan angin begitu lembut menerpa tubuhku, seakan mengisi semua ruang kosong di jiwa ku. Udara pagi itu begitu bersih tak ada polusi, tak ada juga kebisingan yang berarti. Begitu damai kurasakan berada di titik terendah di bumi pagi ini.

Sang fajar kian menampakan rupanya, ku lihat jauh ke laut lepas, begitu indah semua terlihat jelas tak ada yang ditutupi, inilah kekuasaan-Nya yang sangat luas. IA telah menciptakan suasana fajar yang sangat indah, namun belum semua orang sadar akan hal ini.