BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Jumat, 16 Oktober 2009

Ada Apakah dengan Indonesia?

Ada apa sebenarnya dengan negeri ini? Tak hentinya negeri ini dirundung bencana, setiap hari di negeri ini selalu ada saja duka. Kesalahan apakah yang dibuat oleh negeri ini? Apakah Tuhan marah kepada Indonesia? Haruskah kita terpendam dalam kesedihan yang berlarut ini?
Berbagai bencana melanda negeri ini, silih berganti dari pulau yang satu ke pulau lainnya. Masih ingat kan bencana gempa bumi yang melanda hampir seluruh Jawa Barat dan tak sedikt korban dan kerugian materi yang dialami. Belum sembuh duka yang meradang kembali negeri ini dibuat menangis karena gempa hebat yang memporakporandakan Padang dan sebagian besar wilayah Sumatra Barat. Ratusan nyawa hilang, ribuan lainnya terluka baik yang ringan maupun yang berat ditambah lagi dengan luka psikis dan trauma yang selalu menghantui korban gempa tersebut. Sarana dan prasarana pun lumpuh, kerugian mencapai milyaran rupiah. Seperti inilah keadaan bangsa sekarang ini.
Jika dicermati beberapa tahun belakangan ini negeri ini selalu dihantui bencana, dari mulai tsunami hingga gempa hebat yang terjadi akhir-akhir ini. Ada apakah dengan Indonesia? Alam seakan tak lagi bersahabat dengan negeri ini. Mungkin inilah balasan dari alam kepada bangsa karena tidak bisa menghargai apa yang telah diberikan alam kepada bangsa ini.
Jika kita cermati juga, lima tahun lalu ketika presiden berganti dan pemerintahaan yang baru pun bergulir, Serambi Mekah porak poranda akibat gempa tektonik yang disusul gelombang tsunami dan mengakibatkan ratusan ribu nyawa melayang dan jutaan lainnya terluka dan kehilangan sanak saudara dan tempat tinggal. Selama lima tahun pula negeri ini selalu dihantui bencana alam, gunung meletus, gempa bumi dan sebagainya menjadi warna tersendiri bagi kehidupan bangsa ini. Adakah yang salah dengan presiden terpilih kita?
Sekarang mendekati bergulirnya pemerintahaan yang baru kita juga meraskan berbagai bencana hebat yang melanda negeri ini. Ratusan nyawa melayang, puluhan ribu lainnya terluka baik fisik maupun psikis. Air mata seakan membanjiri negeri ini ketika dua periode pemerintahan yang baru segera bergulir. Ada apa ini? Apa yang salah? Tak sudikah leluhur negeri ini dengan dua periode pemerintahaan yang baru?

Selasa, 13 Oktober 2009

hidupku

hidup untukku adalah kesederhanaan, ga perlu banyak kemewahan.
hidupku hanya ingin berarti buat orang lain, jauh dari materi
aku ga ingin jadi orang lain, hidupku adalah hidupku
jika orang lain bilang aku egois memang benar, karena inilah diriku dari semenjak lahir
ga banyak yang aku ingin dari dunia ini, aku hanya ingin menghabiskan sisa hidupku dengan kebahagiaan dan kesederhanaan
ku jalani semua dengan apa adanya aku hanya mencari ridho-Nya, karena itulah tujuan yang aku ingin gapai selama hidupku ini
aku hanya bagian kecil dari kehidupan dunia ini tapi aku ingin memberi warna walau sedikit aku ingin walau tak banyak memberi arti di kehidupan khususnya kehidupanku yang teramat singkat ini.
inilah kehidupanku aku tak peduli apapun yang orang lain pikir tentang kehidupanku aku bahagia dengan kehidupanku selama ini.
kesederhanaan dalam hidupku adalah segalanya

Jumat, 09 Oktober 2009

Keutamaan Membaca Al Quran

1. Manusia yang terbaik.
Dari `Utsman bin `Affan, dari Nabi bersabda : "Sebaik-baik kalian yaitu orang yang mempelajari Al Qur`an dan mengajarkannya." H.R. Bukhari.

2. Dikumpulkan bersama para Malaikat.
Dari `Aisyah Radhiyallahu `Anha berkata, Rasulullah bersabda : "Orang yang membaca Al Qur`an dan ia mahir dalam membacanya maka ia akan dikumpulkan bersama para Malaikat yang mulia lagi berbakti. Sedangkan orang yang membaca Al Qur`an dan ia masih terbata-bata dan merasa berat (belum fasih) dalam membacanya, maka ia akan mendapat dua ganjaran." Muttafaqun `Alaihi.

3. Sebagai syafa`at di Hari Kiamat.
Dari Abu Umamah Al Bahili t berkata, saya telah mendengar Rasulullah bersabda : "Bacalah Al Qur`an !, maka sesungguhnya ia akan datang pada Hari Kiamat sebagai syafaat bagi ahlinya (yaitu orang yang membaca, mempelajari dan mengamalkannya)." H.R. Muslim.

4. Kenikmatan tiada tara
Dari Ibnu `Umar t, dari Nabi bersabda : "Tidak boleh seorang menginginkan apa yang dimiliki orang lain kecuali dalam dua hal; (Pertama) seorang yang diberi oleh Allah kepandaian tentang Al Qur`an maka dia mengimplementasikan (melaksanakan)nya sepanjang hari dan malam. Dan seorang yang diberi oleh Allah kekayaan harta maka dia infakkan sepanjang hari dan malam." Muttafaqun `Alaihi.

5. Ladang pahala.
Dari Abdullah bin Mas`ud t berkata, Rasulullah e : "Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Qur`an) maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan akan dilipat gandakan dengan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan "Alif lam mim" itu satu huruf, tetapi "Alif" itu satu huruf, "Lam" itu satu huruf dan "Mim" itu satu huruf." H.R. At Tirmidzi dan berkata : "Hadits hasan shahih".

6. Kedua orang tuanya mendapatkan mahkota surga
Dari Muadz bin Anas t, bahwa Rasulullah e bersabda : "Barangsiapa yang membaca Al Qur`an dan mengamalkan apa yang terdapat di dalamnya, Allah akan mengenakan mahkota kepada kedua orangtuanya pada Hari Kiamat kelak. (Dimana) cahayanya lebih terang dari pada cahaya matahari di dunia. Maka kamu tidak akan menduga bahwa ganjaran itu disebabkan dengan amalan yang seperti ini. " H.R. Abu Daud.

Kamis, 08 Oktober 2009

Sepi

sepi kembali merajut diri
dalam kesendirian ku paksa riuh tuk hampiri
betapa dalam sepi yang melanda
ku tak tahu kapan semua kan sirna

dalam doaku selalu terucap namamu
berharap kau ada membawa tawa untukku
darah dalam darahku kian tercampur sepi
lambat waktu kurasa berlari

dalam nafasmu ku hidup mencinta
dalam jiwamu ku merasa ceria
ku ingin kau tahu seperti apa raga ini
hampa seperti apa yang terampas sepi