BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Kamis, 08 Oktober 2009

Sepi

sepi kembali merajut diri
dalam kesendirian ku paksa riuh tuk hampiri
betapa dalam sepi yang melanda
ku tak tahu kapan semua kan sirna

dalam doaku selalu terucap namamu
berharap kau ada membawa tawa untukku
darah dalam darahku kian tercampur sepi
lambat waktu kurasa berlari

dalam nafasmu ku hidup mencinta
dalam jiwamu ku merasa ceria
ku ingin kau tahu seperti apa raga ini
hampa seperti apa yang terampas sepi

0 komentar: