BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Senin, 23 November 2009

Kontroversi 2012

Menurut ramalan kuno bangsa Inca, tanggal 21 Desember 2012 akan terjdi bencana besar di muka bumi ini. Ramalan tersebut menyebutkan bahwa pada tanggal tersebut akan menjadi akhir dari kehidupan manusia di bumi ini, dengan kata lain KIAMAT.
Hal tersebut sangat meresahkan umat manusia di seluruh penjuru dunia. Semua orang bertanya-tanya apakah benar pada tahun tersebut bumi dan seisinya akan hancur? Apakah di tahun tersebut akan menjadi akhir dari semuanya? Hanya Allah SWT yang tahu jawabannya.

Jika kita amati memang tanda-tanda sebelum hari kiamat datang sudah terlihat, diantaranya banyak manusia sudah keluar dari kodratnya, contoh kecil sekarang sudah banyak homosex dan lesbian. Sudah banyak manusia yang tidak berprikemanusiaan, bencana alam di mana-mana dan lain sebagainya. Tanda-tanda tersebut sudah banyak kita temukan di sekitar kita. Apakah ini tanda akhir zaman sudah dekat?
Ada satu hal yang menarik akhir-akhir ini, yaitu pemutaran film “2012” yang mengisahkan tentang bencana besar yang membinasakan umat manusia di muka bumi ini. Lantas belum lama film ini di putar di Indonesia, timbulah pro dan kontra seputar film ini.

Sebagian yang tidak setuju dengan pemutaran film ini mengklaim bahwa film ini akan merusak keimanan dan akhlak karena dikhawatirkan setelah menonton film tersebut seseorang lantas mempercayai bahwa di tahun tersebut akan terjadi kiamat. Bahkan mereka mendesak MUI untuk segera memberikan fatwa haram atau dilarang memnonton film tersebut.

Namun di lain pihak mereka menganggap dengan di tayangkannya film ini malah akan menambah keimanan seseorang tentang datangnya hari kiamat tersebut. Mereka menganggap dengan ini seseorang bisa menjadi lebih berhati-hati dalam kehidupannya dan selalu merenungi semua yang telah terjadi dengan tujuan untuk memperbaiki akhlaknya demi meniti kehidupan yang akan datang. Mereka menganggap sah-sah saja menonton film ini, namun kembali tergantung presepsi dan keimanan masing-masing individu karena yang jelas film ini hanyalah fiktif belaka.

Oleh karena itu, keimanan kita lah yang akan mampu menjawab pertanyaan besar tersebut. Kita yakini bahwa hari kiamat itu pasti datang atas kehendak Allah SWT dan bisa jadi kapan saja hari ini, besok, lusa hanya Allah yang tahu datangnya hari kiamat ini. Dan kita juga harus yakin selama masih ada orang yang menyebut nama Allah, berdzikir kepadanya maka Allah pasti memberikan kita kesempatan untuk hidup tenang dalam kedamaian-Nya dan Insya Allah hari kiamat pun masih akan begitu lama. Wawllahualam kita serahkan semua ini kepada Illahi Robbi.

0 komentar: