BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Minggu, 06 Desember 2009

Mesin Uang Bernama Sepak Bola

Sepak bola dulu di pandang sebelah mata, di anggap sebagai olah raga masyarakat kelas bawah. Dulu olah raga ini di pandang tak memiliki prospek yang baik bagi para pelakunya. Olah raga yang dimainkan oleh sebelas pemain dari masing-masing tim ini dulu memang tak menyediakan salary yang memuaskan, dan banyak juga mereka yang telah pensiun dari dunia sepak bola tak memiliki kehidupan yang layak tak seperti ketika masa kejayaan mereka dulu. Dahulu seseorang sering berpikir lebih untuk berkarir menjadi pemain sepak bola, di samping salary yang tak begitu besar mereka pun takut setelah pensiun nanti kehidupannya akan jadi seperti apa.

Namun seiring berjalannya waktu sepak bola telah menjadi salah satu olah raga terpopuler di seantero jagat. Olah raga ini dimainkan oleh hampir semua orang di seluruh penjuru dunia. Tua, muda dan bahkan anak-anak menikmati serunya olah raga ini. Artinya olah raga ini bisa dimainkan oleh semua lapisan masyarakat tak peduli kaya atau pun miskin, mereka menjadi satu dalam olah raga ini. Dari sinilah muncul sekelompok orang yang gila akan sepak bola. Bahkan mungkin mereka mengaggap sepak bola sebagai agamanya yang kedua.

Beberapa decade terakhir sepak bola telah menjadi sebuah industry yang tentunya menghasilkan uang dalam jumlah yang begitu besar. Jika dahulu seseorang berpikir lebih untuk berkarir di dunia sepak bola karena salary yang tak begitu memuaskan, lain halnya dengan sekarang. Kita tahu bahwa gaji seorang pemain sepak bola professional sangatlah besar. Di samping itu kemewahan-kemewahan pun dapat mereka dapatkan dari hasil bermain sepak bola. Jika kita amati kehidupan pesepak bola professional sekarang sangatlah sejahtera boleh dikatakan bahwa sebagian dari mereka hidup dalam kemewahan hasil mengolah si kulit bundar.

Jika kita amati pendapatan pemain top di liga-liga besar di Eropa sangatlah fantastis. Pendapatan mereka dalam satu bulan bisa mengalahkan pendapatan seorang kepala negara. Sebagai contoh pendapatan Ricardo Kaka’ adalah sebesar 750.000 Euro atau setara dengan Rp. 11.970.000.000 wow angka yang sangat fantastis. Itu hanya pendapatan bersih dari klub selama sebulan, belum ditambah dari bonus atau hasil penjualan merchandise dirinya dan lainnya. Sangat jauh bila di bandingkan dengan penghasilan seorang kepala negara.

Sepak bola telah menjadi mesin penghasil uang dalam jumlah yang sangat besar, gaji yang didapat angkanya sangat fantastis. Kemampuan dan skill yang mumpuni dalam mengolah si kulit bundar bisa menghasilkan pundi-pundi uang dalam jumlah yang sangat besar. Artinya menjadi seorang pemain sepak bola professional sekarang sangat jauh berbeda kondisinya dengan masa lalu. Pemain sepak bola professional sekarang sama dengan mesin penghasil uang yang sangat hebat. Mereka selalu dihiasi kemewahan, glamor dan tentunya wanita-wanita cantik di sekelilingnya.

Sepak bola tak hanya membuat kaya si pemain, tim pun merasakan hal yang sama. Beberapa tim terkaya di dunia menjadikan sponsor, apparel, merchandise dan tentunya tiket pertandingan sebagai sumber dana untuk membiayai kegiatan operasionalnya. Sebagai contoh Real Madrid berpenghasilan kurang lebih 130.000.000 Euro angka yang fantatis bukan? Jumlah tersebut hanya di dapat dari sponsor saja selama satu tahun belum termasuk pemasukan dari penjualan tiket, merchandising dan lain sebagainya. Artinya industry sepak bola sekarang sangatlah menjanjikan, gaji yang begitu besar, fasilitas-fasilitas super mewah yang disediakan dan lain sebagainya membuat olah raga ini termasuk yang paling glamor di dunia dan tentunya sebagai mesin penghasil uang yang paling menjanjikan.

0 komentar: